Seret Kemenangan Inter Milan, Kolarov: Kami Masih Memimpin Klasemen
2026-03-23 15:50:45 By Ziga
Inter Milan kembali tersandung. Bertandang ke Stadio Artemio Franchi, Nerazzurri hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina—hasil yang memperpanjang periode tanpa kemenangan di saat kompetisi memasuki fase penentuan.
Situasi ini mulai berdampak pada perburuan gelar Serie A. Margin poin yang sebelumnya terasa aman kini terus menipis, membuka celah bagi AC Milan dan Napoli untuk kembali masuk dalam persaingan perebutan Scudetto.
Pertandingan sendiri dibuka dengan kejutan cepat lewat gol Francesco Pio Esposito saat laga belum genap satu menit. Namun, tuan rumah merespons melalui Cher Ndour yang memanfaatkan bola liar hasil tepisan Yann Sommer.
Di tengah meningkatnya sorotan terhadap tim racikan Cristian Chivu, suara pembelaan datang dari bangku cadangan. Aleksandar Kolarov, yang sementara mengambil alih peran karena absennya sang pelatih utama, memilih meredam tekanan dengan pendekatan yang lebih realistis.
Kolarov mengakui performa timnya belum berada di level terbaik. Meski demikian, ia menegaskan posisi Inter di puncak klasemen bukanlah hasil kebetulan.
“Kami paham betapa pentingnya meraih kemenangan, tetapi Fiorentina juga menunjukkan kualitasnya,” ujar Kolarov kepada DAZN Italia.
Ia menilai kegelisahan publik terhadap penurunan performa Inter cukup beralasan. Namun, satu poin di kandang lawan yang sedang dalam tren positif tetap layak diapresiasi.
“Permainan kami memang belum optimal dan kami sedang melalui fase sulit, tetapi kami masih memimpin dengan selisih enam poin. Semuanya masih dalam kendali kami,” tegasnya.
Masalah lain yang kembali muncul adalah kegagalan mempertahankan keunggulan. Sepanjang musim ini, Inter tercatat telah kehilangan 12 poin setelah lebih dulu unggul—catatan terburuk di liga.
Kolarov mengindikasikan menurunnya determinasi dan ketajaman tim tak lepas dari padatnya jadwal pertandingan. Faktor kelelahan dinilai berpengaruh besar terhadap fokus pemain, terutama di momen-momen krusial.
“Kami kehilangan determinasi dan mungkin juga ketajaman karena kelelahan akibat jadwal yang sangat padat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti ekspektasi tinggi yang dinilai tidak realistis terhadap Inter.
“Seolah-olah kami harus selalu menang mudah di setiap pertandingan. Padahal, jika kami masih unggul enam poin, itu bukti kami telah bekerja dengan baik sepanjang musim,” katanya.
Tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir menjadi alarm serius bagi Inter. Absennya Lautaro Martinez karena cedera disebut sebagai kehilangan besar yang belum sepenuhnya teratasi.
Meski demikian, Kolarov menolak menyederhanakan masalah hanya pada lini depan. Ia menilai distribusi bola dari lini belakang juga perlu ditingkatkan agar para penyerang mendapatkan suplai yang lebih berkualitas.
“Peran penyerang sangat vital dalam sistem kami, terutama dalam menjaga bola. Namun, kami juga harus lebih baik saat membangun serangan dari belakang agar mereka mendapatkan peluang yang layak,” jelasnya.
Kini, fokus Inter sedikit teralihkan ke jeda internasional. Sejumlah pemain akan memperkuat tim nasional, termasuk di bawah arahan Gennaro Gattuso bersama Timnas Italia.
Kolarov berharap para pemainnya kembali dalam kondisi prima untuk menghadapi jadwal berat melawan AS Roma dan Como usai jeda. Ia juga memastikan kondisi skuad relatif aman, dengan Alessandro Bastoni menjadi satu-satunya pemain yang masih dalam pemantauan tim medis.
🔥 Populer
