Nico O'Reilly Ungkap Reaksi Usai Jadi Bintang Kemenangan Man City

2026-03-23 16:07:39 By Ziga

Manchester City sukses mengunci gelar Carabao Cup setelah menundukkan Arsenal dengan skor meyakinkan 2-0 di Wembley Stadium. Dua gol yang dicetak Nico O'Reilly di babak kedua menjadi pembeda dalam partai puncak tersebut.

 

Laga final berlangsung sengit sejak awal, dengan kedua tim saling menahan hingga jeda. Namun, City menemukan ritme permainan mereka selepas turun minum. Dalam waktu singkat, O’Reilly tampil sebagai pembeda dengan dua gol yang mengubah arah pertandingan secara drastis.

 

Bagi gelandang muda berusia 21 tahun itu, malam di Wembley menjadi momen yang tak terlupakan. Selain membawa timnya meraih trofi, ia juga menorehkan pencapaian individu yang prestisius.

 

Gol pembuka lahir dari ketajamannya memanfaatkan kesalahan Kepa Arrizabalaga di bawah mistar Arsenal. Tak lama berselang, tepatnya empat menit kemudian, O’Reilly kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan hasil umpan silang Matheus Nunes pada menit ke-64.

 

Brace tersebut memastikan kemenangan City sekaligus mengukir rekor pribadi. Di usia 21 tahun lebih satu hari, O’Reilly menjadi pemain ketiga termuda yang mampu mencetak dua gol di final EFL Cup—hanya kalah dari Wayne Rooney dan Ronnie Whelan yang lebih dulu mencatatkan prestasi serupa.

 

Kontribusinya tak berhenti pada gol. O’Reilly juga tampil solid secara defensif dengan mencatat empat tekel dan memenangi 10 duel sepanjang pertandingan—hanya kalah dari Jeremy Doku yang unggul dalam jumlah duel.

 

Usai pertandingan, O’Reilly tak mampu menyembunyikan emosinya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai momen besar yang bisa menjadi titik balik bagi timnya.

 

“Rasanya luar biasa. Menang di final melawan tim sekuat ini memberi kami dorongan besar,” ujarnya.

 

Ia juga mengaku sempat terkejut dengan reaksi luar biasa para pendukung City saat gol-golnya tercipta.

 

“Melihat fans bersorak seperti itu membuat saya sedikit tidak percaya dengan apa yang terjadi,” tambahnya.

 

Pelatih Pep Guardiola turut melontarkan pujian tinggi kepada pemain mudanya tersebut. Menurutnya, O’Reilly telah berkembang menjadi sosok penting dalam skuad musim ini.

 

“Dia mungkin menjadi salah satu tambahan terbaik kami musim ini. Fleksibilitasnya luar biasa—bisa bermain di beberapa posisi dan selalu berbahaya di area sepertiga akhir,” kata Guardiola.

 

Kemenangan ini juga mempertegas dominasi City di Wembley. Sejak stadion tersebut dibuka kembali pada 2007, mereka kini telah mengoleksi 15 kemenangan di venue netral tersebut—terbanyak dibanding tim lain.

 

Meski begitu, situasi berbeda terjadi di Premier League. Arsenal masih kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas City, meski tim asuhan Guardiola memiliki satu pertandingan lebih sedikit.

 

Berdasarkan proyeksi superkomputer Opta, peluang City untuk merebut gelar liga musim ini hanya berada di kisaran 2,2 persen. Guardiola pun mengakui bahwa upaya mengejar Arsenal akan menjadi tantangan berat hingga akhir musim.

EMASPUTIHTOTO EMASPUTIHTOTO