Guardiola Terkejut Man City Mampu Kuasai Arsenal di Final Carabao Cup

2026-03-23 16:03:15 By Ziga

Manchester City memastikan diri keluar sebagai kampiun Carabao Cup usai menundukkan Arsenal dengan skor 2-0 di Wembley Stadium. Sepasang gol Nico O'Reilly di paruh kedua menjadi penentu kemenangan tim besutan Pep Guardiola.

 

Gelar ini semakin memperkaya raihan domestik Guardiola bersama City. Lebih dari sekadar trofi, kemenangan tersebut mencerminkan ketangguhan tim setelah melewati babak pertama yang berlangsung alot dan minim peluang.

 

Menariknya, Guardiola mengaku tak menyangka anak asuhnya mampu tampil begitu dominan selepas turun minum. Pada babak pertama, City sempat menemui jalan buntu saat menghadapi rapatnya lini belakang Arsenal. Meski unggul dalam penguasaan bola, efektivitas serangan mereka nyaris tak terlihat.

 

Data pertandingan menunjukkan City mengontrol 60,8 persen bola sebelum jeda. Namun, dominasi itu tak diiringi ancaman nyata—tanpa satu pun tembakan tepat sasaran dan hanya menghasilkan expected goals sebesar 0,33 dari dua percobaan.

 

Situasi berubah drastis di babak kedua. Intensitas permainan City meningkat tajam dengan delapan percobaan ke gawang, sementara Arsenal hanya mampu membalas dengan lima upaya. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil lewat dua gol sundulan O’Reilly yang mengunci kemenangan.

 

Keberhasilan di Wembley juga mengantar Guardiola mencatatkan sejarah baru. Ia kini menjadi pelatih pertama yang mampu mengoleksi lima gelar EFL Cup, melampaui capaian nama-nama besar seperti Brian Clough, Alex Ferguson, dan Jose Mourinho. Sebelumnya, ia juga sukses mempersembahkan empat trofi beruntun pada periode 2017–2018 hingga 2020–2021.

 

Guardiola pun mengaku masih menikmati setiap momen keberhasilan bersama timnya. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja keras menghadapi lawan dengan kualitas tinggi.

 

“Hari ini kami menunjukkan jati diri kami dan level permainan kami saat menghadapi tim terbaik. Tidak ada yang didapat dengan mudah,” ujarnya.

 

Meski berhasil mengangkat trofi, Guardiola menilai hasil ini tidak akan berpengaruh besar terhadap persaingan gelar Premier League. Ia menekankan bahwa kompetisi liga memiliki dinamika berbeda dibanding turnamen piala.

 

Saat ini, City masih tertinggal sembilan poin dari Arsenal di klasemen, meskipun memiliki satu laga tunda. Fokus tim pun kini diarahkan ke agenda berikutnya di FA Cup menghadapi Liverpool pada awal April.

 

Guardiola juga menilai peluang juara liga masih berada di tangan Arsenal. Menurutnya, konsistensi The Gunners sepanjang musim membuat mereka layak difavoritkan.

 

“Liga ada dalam kendali mereka. Namun, jika mereka terpeleset, kami akan berusaha memaksimalkan peluang yang ada dan melihat bagaimana akhirnya,” tutup Guardiola.

EMASPUTIHTOTO EMASPUTIHTOTO