Griezmann Lebih Tenang Dibanding 10 Tahun Lalu, Optimistis Atlético Lolos ke Final
2026-05-05 13:17:10 By Ziga
Penyerang Atlético Madrid, Antoine Griezmann, berambisi menundukkan Arsenal pada leg kedua semifinal Liga Champions malam ini demi mengamankan tiket ke final. Ia mengaku kini tampil dengan ketenangan yang lebih baik dibandingkan satu dekade lalu.
Atlético hanya membutuhkan kemenangan dengan skor berapa pun saat bertandang ke Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) pukul 02.00 WIB, untuk memastikan langkah ke partai puncak. Pada leg pertama di Madrid pekan lalu, kedua tim bermain imbang 1-1.
Tekad tersebut juga menjadi alasan Griezmann menunda kepindahannya ke Orlando City. Ia ingin lebih dulu meraih prestasi sebagai bentuk perpisahan manis sebelum meninggalkan klub.
“Saya sudah menegaskan sejak awal bahwa tujuan saya adalah tetap di sini hingga akhir musim, karena kami memiliki peluang untuk meraih sesuatu yang luar biasa,” ujar Antoine Griezmann dalam konferensi pers di London, Senin (4/5), seperti dikutip ESPN.
“Saya sama sekali tidak ragu. Saya merasa kami bisa mencatatkan sesuatu yang bersejarah dengan kembali mencapai final, dan seluruh tim menyadari hal itu.”
Griezmann menjadi salah satu dari sedikit pemain Atlético Madrid yang masih tersisa dari skuad yang merasakan pahitnya kekalahan di final Liga Champions satu dekade lalu. Saat itu, menghadapi Real Madrid, tim asuhan Diego Simeone bermain imbang 1-1 sebelum akhirnya kalah lewat adu penalti.
Penyerang asal Prancis tersebut sebenarnya sempat memiliki peluang membawa Atlético meraih gelar di waktu normal melalui titik putih, namun eksekusinya gagal berbuah gol. Kini, setelah bertahun-tahun berlalu, Los Colchoneros kembali memiliki kesempatan menuju final, dan Griezmann tak ingin menyia-nyiakannya.
“Tahun 2016 sangat berbeda. Saya berada di bawah tekanan besar. Segalanya terasa berjalan begitu cepat, dan saya tidak tahu bagaimana cara mengendalikannya. Sekarang saya jauh lebih tenang dan lebih dewasa,” lanjutnya.
“Saya menjalani pertandingan dengan lebih santai dan penuh kegembiraan. Ini adalah momen yang sering kita kira akan datang lagi, tetapi kenyataannya tidak selalu demikian. Tidak semua pemain punya kesempatan tampil di semifinal Liga Champions... kami punya peluang untuk menciptakan sejarah.”
“Setiap kali memulai Liga Champions, Anda pasti membayangkan mengangkat trofi. Setiap tim, setiap pemain, bahkan setiap anak kecil memiliki mimpi itu. Kami juga demikian. Kini kami hanya berjarak dua pertandingan lagi dari gelar juara,” tutupnya.
🔥 Populer
