Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026, Bekal Berharga Menuju US Open

2026-08-25 00:27:10 By Dembele

Coco Gauff berhasil menjadi juara Cincinnati Open 2026 setelah mengalahkan sesama petenis Amerika Serikat, Jessica Pegula, pada pertandingan final yang berlangsung di Cincinnati, Senin WIB. Gauff menang dua set langsung dengan skor 6-2, 6-4.

 

Gelar tersebut menjadi trofi kedua Gauff di Cincinnati sekaligus gelar pertamanya di WTA Tour sepanjang 2026. Sebelumnya, petenis berusia 22 tahun itu juga pernah menjuarai turnamen tersebut pada 2023, sebelum melanjutkan perjalanannya dengan meraih gelar Grand Slam pertama di US Open pada tahun yang sama.

 

"Saya rasa ini merupakan perjalanan yang panjang, tetapi saya bahagia. Menurut saya, pemain yang saya sekarang benar-benar berbeda dengan saya tahun lalu," kata Gauff dikutip dari WTA.

 

Gauff tampil dominan sejak awal pertandingan. Ia tidak pernah berada dalam posisi tertinggal dan langsung mengambil kendali dengan memimpin 5-0 dalam waktu kurang dari 30 menit.

 

Pegula sempat memberikan perlawanan ketika Gauff gagal menutup pertandingan meski sudah unggul 6-2, 5-2. Namun, Gauff mampu segera merespons. Ia mematahkan servis Pegula tanpa kehilangan satu poin dan memastikan kemenangan dalam waktu satu jam 14 menit.

 

Performa Gauff sepanjang Cincinnati Open 2026 juga sangat konsisten. Setelah kehilangan set pertama pada laga pembuka melawan Liudmila Samsonova, ia kemudian memenangi 12 set secara beruntun dan hanya kehilangan 32 gim hingga pertandingan final.

 

Kesuksesan tersebut membuat Gauff bergabung dengan nama besar seperti Serena Williams dan Victoria Azarenka sebagai petenis putri yang telah dua kali menjuarai turnamen WTA 1000 Cincinnati.

 

Pada pertandingan final, Gauff juga tampil lebih efektif dalam memanfaatkan servis. Ia memenangkan 65 persen poin dari servis pertamanya, sedangkan Pegula hanya mencatatkan 47 persen. Gauff juga berhasil mengonversi lima dari enam peluang break point yang didapatkannya.

 

Gelar di Cincinnati menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Gauff menjelang US Open. Meski demikian, ia tidak menganggap kemenangan tersebut sebagai jaminan bahwa dirinya akan kembali meraih kesuksesan di New York.

 

"Saya merasa semakin percaya diri dalam mempercayai kerja keras yang sudah saya lakukan dan latihan yang saya jalani di setiap pertandingan," kata Gauff.

 

"Mengetahui bahwa saya mampu melewati pertandingan-pertandingan ini akan sangat membantu. Di New York tentu akan sulit, tetapi saya tahu kualitas kemenangan yang saya raih pekan ini."

 

Gauff juga menyadari bahwa tantangan di US Open akan berbeda. Namun, pengalaman melewati sejumlah pertandingan sulit di Cincinnati diharapkan dapat menjadi modal berharga ketika dirinya kembali tampil di Grand Slam tersebut.

 

"Saya tidak berpikir ini merupakan indikator bahwa saya akan tampil bagus di New York. Namun, dengan mengetahui kualitas pertandingan yang saya jalani pekan ini, semoga saya bisa menggunakan pengalaman tersebut," ujar Gauff.